Root ? Bagi sebagian pengguna Android istilah ini sudah tidak asing lagi, tapi sebagian pengguna awam masih ada yang bertanya, apa itu root ? gunanya apa ? caranya bagaimana ? dll. Bahasan kali ini akan menguraikan tentang rooting pada Android, tapi sebelum melangkah lebih jauh perlu anda ketahui rooting pada perangkat Android anda bisa menghapus garansi dan data pada perangkat Android anda, jadi sebaiknya lakukan setelah garansi anda habis dan backup data anda terlebih dahulu, tapi buat anda yang nekad melakukan rooting Android dalam masa garansi, anda bisa melakukan proses unrooting, meskipun legalitasnya masih diragukan.
Perlu anda ingat juga ini bukanlah tutorial, ini hanyalah tips dan penjelasan mengenai rooting pada Android jadi pembahasannya akan diulas secara global saya harap anda akan lebih paham lagi mengenai ini.
Pengertian
- Apa Bootloader dan Kenapa Harus di-Unlock ?
- Apakah Rooting Itu ?
- ClockworkMod, Apa Itu ?
- Apa Pengertian Custom Rom ?
- Apa Itu Custom Kernel ?
- Apakah Google Apps (Gapps) ?
Persiapan dan peralatan yang diperlukan
- Batrai terisi penuh atau minimal 60%, untuk menghindari batrai kosong pada saat flashing.
- Lakukan backup data - data penting anda seperti data pada sdcard, sms dan kontak (Phone Book).
- Install driver untuk koneksi kabel data perangkat Android anda.
- Kabel data yang sesuai dengan perangkat anda untuk menghindari putusnya koneksi antara PC dengan perangkat Android anda.
- Aktifkan USB Debugging pada setingan perangkat anda [Settings > Developer Settings > USB Debugging].
- Sebuah Komputer (PC) dengan OS Windows.
- Download file - file yang diperlukan (AdbWinApi.dll, AdbWinUsbApi.dll, adb.exe, fastboot.exe dan custom recovery images).
- Simpan file - file yang anda download tadi dalam satu folder untuk kemudahan akses.
Unlock bootloader
CATATAN: Unlock bootloader akan menghapus semua data pada ponsel serta penyimpanan SD. Jadi pastikan untuk mem-backup semuanya. Proses unlock bootloader yang saya jelaskan dibawah ini adalah proses global yang biasa dilakukan pada perangkat Android SMASUNG. Untuk perangkat android lainnya mungkin memiliki beberapa langkah yang berbeda, silahkan disesuaikan.
- Reboot Android anda ke mode bootloader dengan menekan kombinasi tombol sesuai perangkat Android anda hingga terlihat layar bootloader.
- Sambungkan perangkat anda ke PC melalui kabel data USB..
- Buka folder tempat file - file yang telah di-download sebelumnya. Klik kanan pada area kosong dalam folder, sambil menekan tombol shift dan pilih "Open command prompt here". Sehingga tampil CMD window yang sudah berada pada lokasi folder.
- Ketik kode berikut pada CMD window:
- Kode:
fastboot oem unlock
- Sekarang lihat pada layar Android anda, muncul sebuah pesan. Gunakan tombol volume untuk menandai "Yes" dan pilih dengan menekan tombol power.
- Sekarang bootloader anda sudahdi-unlock.
- Pada recovery menu pilih "Reboot" untuk mereboot perangkat anda..
- Selamat bootloader Android anda sudah di-unclock.
Install Custom Recovery
Ada banyak jenis Custom Recovery yang beredar saat ini, Tapi yang paling banyak digunakan adalah ClockworkMod (CWM) dan TeamWin Recovery Project (TWRP) silahkan gunakan salah satu, sesuai keperluan anda. Berikut langkah - langkahnya :
- Reboot Android anda ke mode bootloader dengan menekan kombinasi tombol sesuai perangkat Android anda hingga terlihat layar bootloader.
- Sambungkan perangkat anda ke PC melalui kabel data USB..
- Buka folder tempat file - file yang telah di-download sebelumnya. Klik kanan pada area kosong dalam folder, sambil menekan tombol shift dan pilih "Open command prompt here". Sehingga tampil CMD window yang sudah berada pada lokasi folder.
- Ketik kode berikut pada CMD window:
- Kode:
fastboot flash recovery NamaFileRecovery.imgKemudian tekan enter. - Tunggu proses flasing hingga selesai, biasanya hanya memerlukan beberapa detik saja.
- Jangan keluar dari mode bootloader, karena kita akan masuk ke mode recovery dari sini.
- Sekarang untuk masuk ke mode Custom Recovery baru anda tandai "RECOVERY" dan pilih dengan menekan tombol power.
Rooting
Jika Anda berencana untuk menggunakan stock (factory) ROM, sebaiknya lakukan rooting. Jika tidak, semua Custom ROM yang beredar sudah memiliki akses root. Ada banyak cara rooting Android dari yang cuma satu kali klik hingga yang ribet sekalipun, tapi saya lebih menganjurkan menggunakan Custom Recovery ClockworkMod.
- Download CWM-SuperSU-v0.98.zip. [Download here]
- Matikan perangkat anda dan masuk ke mode bootloader dengan menekan kombinasi tombol secara bersamaan hingga muncul layar bootloader. Sorot "RECOVERY" menggunakan tombol volume dan pilih menggunakan tombol power.
- Sekarang perangkat anda dalam mode recovery
- Sambungkan perangkat anda ke PC menggunakan kabel data USB.
- Pada perangkat anda pilih "mounts and storage" > gulung hingga paling bawah dan pilih "mount USB storage".
- Sekarang perangkat anda dalam modus penyimpanan USB pada PC.
- Kopi file yang telah di-download sebelumnya "CWM-SuperSU-v0.98.zip" ke penyimpanan SDCARD perangkat anda (jangan di dalam folder).
- Pilih "unmount"untuk keluar dari mode penyimpanan USB.
- Pada perangkat anda cari dan pilih "install zip from sdcard" > "choose zip from sdcard" > pilih "CWM-SuperSU-v0.99.zip" yang anda kopi pada SDCARD dan flash.
- Setelah beres proses flashing, pilih "reboot system now"
- Selamat perangkat anda sudah di-root, dan anda sekarang memiliki akses ke root.
Install Custom ROMs
Meng-install Custom ROMs merupakan sebuah langkah mudah, bahkan mungkin anda akan mengatakan langkah paling mudah dari semua langkah yang sudah saya uraikan di atas. Proses yang saya uraikan dibawah ini menggunakan Custom Recovery CWM, untuk recovery yang lain silahkan dikondisikan.
- Pertama, anda harus memilih ROM yang cocok dengan perangkat dan dukungan hardware-nya.
- Setelah menentukan pilihan anda, download ROM-nya dalam format flashable zip.
- Pastikan juga untuk men-download Gapps dan add-on lainnya yang sesuai dengan ROM.
- Simpan file yang telah di-download tadi pada root direktory penyimpanan SDCARD perangkat anda melalui mode penyimpana secara langsung atau melalui recovery.
- Reboot perangkat anda kemode Recovery (Matikan perangkat anda dan masuk ke mode bootloader dengan menekan kombinasi tombol secara bersamaan hingga muncul layar bootloader. Sorot "RECOVERY" menggunakan tombol volume dan pilih menggunakan tombol power).
- wipe data/factory reset.
- Cari dan pililh "mounts and storage" > "format /system".
- Cari dan pililh "install zip from sdcard" > "choose zip from sdcard" > pilih file ROM .zip yang anda kopi padalangkah ke #6. Kemudian flash.
Berikutnya adalah flashing Gapps yang kita lakukan setelah flashing ROM. Flash Gapps mengikuti cara yang sama seperti ROM. lebih lanjut jika Anda memiliki add-on dalam format flashable zip Anda dapat flash dengan cara yang sama setelah flashing ROM dan Gapps berhasil.
Setelah semuanya berhasil, pilih "reboot system now".
Install Custom Kernel
Untuk meng-install Custom Kernel langkahnya kurang lebih sama dengan cara install Custom ROMs, perbedaanya terletak pada langkah wipe data dimana pada peng-install-an Custom Kernel hanya perlu wipe dalvik cache ["recovery" > "advanced" > "Wipe Dalvik Cache"].
Selamat! Sekarang Anda akan menikmati potensi yang dikemas secara penuh pada perangkat Android anda.
Jika Anda memiliki pertanyaan atau Anda bingung pada pertengahan langkah - lanagkah diatas, silahkan komentar di sini. Saya akan mencoba yang terbaik dan memberikan Anda penjelasan.
Semoga bermanfaat,


0 komentar
diharap jangan berkomentar secara berulang-ulang dengan kata yang sama dan jangan menempelkan link iklan karena akan masuk spam